Dulu aku adalah upik yang pemimpi
Dulu aku ingin menjadi seorang putri
Menjadi putri dari negeri mimpi
Seorang putri yang senantiasa menanti
Menanti pangeran sejati menghampiri diri
Kini aku telah berubah
Aku bukan lagi upik yang suka bermain tali
Aku bukanlah upik yang senantiasa menari
Aku memang telah berubah…
Waktu yang telah membuatku menjadi begini
Waktu yang telah mengubur mimpi
Namun disaat hati dirundung sepi
Kau datang menghampiri diri
Kau membuatku tersenyum kembali
Kau mengajarkan sesuatu yang suci
Sesuatu yang bukan berdasarkan teori
Melainkan sesuatu yang berasal dari hati
Wahai engkau pujaan hati
Terimakasih atas yang kau beri
Kau membuat hidupku lebih berarti
Kau membuat diriku teringat kembali
Teringat akan mimpi yang suci
Mimpi masa kecil, yang kini menerpa hati
Sungguh, hatiku tak lagi sangsi
Memang dirimu yang sangat kudamba
Memang dirimu penopang hati
Kumohon janganlah kau melupakan semua
Semua yang telah terjalin disisi hati
Namun ternyata kau ingkar janji…
Kau pergi tinggalkan diri
Kau pergi menyisakan prasasti
Prasasti yang akan senantiasa berada di hati
Di hati suci yang kini telah terluka
Ternyata kau bukan pangeran sejati
Ternyata kau bukan pangeran impian
Oh…pangeran impian dimanakah kau berada?
Aku disini selalu menanti..
Una Amanda
1996
*haha...waktu aku umur 14tahun..aku patah hati sama siapa yaa? huehehe lupa...
No comments:
Post a Comment