Wednesday, March 09, 2005

Muhasabah Diri...

Tuhanku, Aku hanyalah sebutir pasir di gurun-MU yang luas..
Aku hanyalah setetes embun di lautanMU yang meluap hingga ke seluruh samudra..
Aku hanya sepotong rumput di padangMU yang memenuhi bumi ..
Aku hanya sebutir kerikil di gunung MU yang menjulang menyapa langit
Aku hanya seonggok bintang kecil yang redup di samudra langit Mu yang tanpa batas


Tuhanku
Hamba yang hina ini menyadari tiada artinya diri ini di hadapanMU
Tiada Engkau sedikitpun memerlukan akan tetapi hamba terus menggantungkan segunung harapan pada MU



Tuhanku, baktiku tiada arti, ibadahku hanya sepercik air
Bagaimana mungkin sepercik air itu dapat memadamkan api nerakaMU Betapa sadar diri begitu hina dihadapanMU
Jangan jadikan hamba hina dihadapan makhlukMU


Diri yang tangannya banyak maksiat ini,
Mulut yang banyak maksiat ini,
Mata yang banyak maksiat ini
Hati yang telah terkotori oleh noda ini memiliki keinginan setinggi langit...
Mungkinkah hamba yang hina ini menatap wajahMu yang mulia???


Tuhan..Kami semua fakir di hadapan MU tapi juga kikir dalam mengabdi kepada MU ..Semua makhlukMU meminta kepada MU ..dan pintaku...Ampunilah aku dan sudara-saudaraku yang telah memberi arti dalam hidupku...Sukseskanlah mereka dan mudahkanlah urusannya

Mungkin tanpa kami sadari, kami pernah melanggar aturanMU Melanggar aturan qiyadah kami,
bahkan terlena dan tak mau tahu akan amanah Yang telah Tuhan percayakan kepada kami
Ampunilah kami...Pertemukan kami dalam syurga MU dalam bingkai kecintaan kepadaMU ..

Tuhanku..Siangku tak selalu dalam iman yang teguh
Malamku tak senantiasa dibasahi airmata taubat,
Pagiku tak selalu terhias oleh dzikir pada MU
Begitulah si lemah ini dalam upayanya yang sedikit
Janganlah kau cabut nyawaku dalam keadaan lupa pada Mu Atau dalam maksiat kepadaMU
Ya Tuhanku Tutuplah untuk kami dengan sebaik-baiknya penutupan !!

Let's Fall in Love...

Pikiran dan Perasaan

Aku jatuh cinta pada kekuatan pikiran dan perasaan manusia...
Pikiran dengan perasaan memiliki daya penembus ruang dan waktu..
Sebuah ungkapan tidaklah berpengaruh tanpa perasaan sebagai kandungannya..
Ungkapan itu hanya akan menjadi seuntai kata-kata belaka...
Tanpa kehidupan daripadanya...

Tetapi tatkala kata-kata disampaikan dengan perasaan
Mereka akan meluncur melalui hatimu dan pikiranmu akan menjadi hidup..

Kumpulan kata-kata...semua tak akan pernah mati...
Pikiran-pikiran itu akan hidup selamanya...

NaDa-"uNa amanDa"


It's me-"Nada"-Una Amanda
Wahai Jiwa Yang Mendengar
Hidup bagaikan susunan nada
Jelas maupun samar
Indah maupun buruk
Silih berganti mengalun makna
Dapatkah kau tangkap keindahan nada?
Dalam silaunya cahaya mentari
Dalam semilir hembusan bayu
Dalam setiap langkah kakimu
Wahai jiwa yang mendengar
Hidup bagaikan susunan nada
Rendah maupun tinggi
Cepat maupun lambat
Silih berganti mengalun makna
Wahai Jiwa yang menghayati
Hidup adalah keindahan yang berseni
KARENA
Hidup bagaikan nada
DAN
Semua nada adalah keindahan yang berseni
Apapun alat musik yang kaumainkan
Apapun lagu yang ingin kaubawakan
Resapi kedalaman nafas nada
Aturlah menjadi simfoni
Temukan dan alunkan keindahan nada milikmu (Nada, 2001)Posted by Hello

Tuesday, March 08, 2005

Cinta di dalam jiwa seolah mengalunkan nada berjuta makna…
Sementara adanya cinta dipercaya menghidupkan jiwa....
Keberadaan jiwa lah yang justru mampu melingkupi cinta…


Jiwa yang dicintai oleh Sang penghembus nafas jiwa..
Adalah jiwa yang mencoba menghayati makna..
Adalah jiwa yang mencoba mengalunkan cinta..
Hingga akhirnya dunia menjadi susunan nada cinta yang bermakna...